KAB. BANDUNG BARAT || RESPUBLIKA INDONESIA
10 Januari 2026_ – Padepokan Panji Dua, induk beladiri yang fokus pada olah pernafasan, mengadakan kegiatan rutin di Desa Cangkorah, Kabupaten Bandung Barat. Acara ini dihadiri oleh pendiri dan pimpinan Padepokan Panji Dua, Bah Nicki Muharam , yang menekankan pentingnya menggunakan olahraga ini untuk kepentingan masyarakat dan pengobatan.
Gurat diri juga di maknai memberikan tanda garis diri bahwa sesungguhnya unsur alam merupakan filosopi prinsip paling utama , dan menjadikan alam merupakan kekuatan sejati
"Perkumpulan ini harus menjadi komunitas pemberi manfaat dan berkonsentrasi pada kekuatan pernafasan untuk pengobatan," ujar Bah Niki. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota dari berbagai kota, termasuk Bandung, Cimahi, Tasikmalaya, Garut, Padang, dan bahkan dari Eropa Negara Italia.
Ketua Padepokan Panji Dua Ranting Cangkorah Kabupaten Bandung Barat , Solihin (marlen ),sekaligus tuan rumah kegiatan kali ini , menyambut baik acara ini sebagai ajang silaturahmi dan persaudaraan. "Apresiasi saya ucapkan kepada saudara-saudara yang hadir, terutama yang berasal dari luar kota," katanya.
Kepala Desa Cangkorah Asep Mulyana membuka acara ini, menyatakan bangga menjadi tuan rumah kegiatan positif ini. "Kami berharap kegiatan ini mengangkat nilai persaudaraan yang syarat akan kemanfaatan," ujarnya
Selain di Indonesia padepokan panji dua sendiri banyak melahirkan banyak anggota dari luar negeri , seperti dari Amerika , Afrika , Kongo , Irlandia dan banyak lagi , termasuk andrea brochi warga Italia .
Andrea brochy , warga Italia, telah menjadi bagian dari Padepokan Panji Dua sejak beberapa tahun lalu. Ia bahkan telah menjadi guru dan memiliki murid di Italia. Ketika ditanya tentang motivasinya bergabung dengan Panji Dua, Andre dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata menyatakan, " Budaya Sunda dan beladiri pernafasan di Panji Dua sangat nyaman dan sangat bermanfaat. Ditambah, orang Sunda terkesan sangat humble."
Andrea juga menambahkan bahwa ia sangat terkesan dengan filosofi Panji Dua yang menekankan pentingnya kesehatan dan persaudaraan. "Saya merasa sangat nyaman dan damai ketika berlatih di sini," katanya.
Andre juga membagikan pengalamannya mengajarkan Panji Dua di Italia, "Saya sangat senang bisa membagikan ilmu ini kepada orang lain. Mereka sangat antusias dan saya merasa sangat puas bisa membantu mereka."
Kisah Andrea brochi ini menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin belajar tentang Panji Dua dan budaya Sunda.
(( R. Ipung / Biro KBB ))

Komentar
Posting Komentar