SEMARANG || RESPUBLIKA INDONESIA Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang kembali menghadapi pemadaman listrik yang tidak terduga. Seperti yang disampaikan Asih, warga setempat, pada Selasa (3/3/2026), pemadaman terjadi mulai pukul 22.00 hingga pukul 01.30 pagi keesokan harinya. Warga lain, Vio, mengaku telah menghubungi PLN UPL Semarang Timur terkait kondisi tersebut. "Kata pihak PLN suruh nunggu, karena ada perbaikan di jaringan, ada alat proteksi yang bekerja pada pukul 21.43, estimasi nyalanya 1,5 jam, tapi faktanya jam setengah dua pagi baru nyala," ujarnya. Vio mengungkapkan kecewa karena permasalahan mati lampu di lingkungannya khususnya RT 5 RW 7 sudah sering terjadi, bahkan mencapai 7 kali dalam sebulan. "Cara kerjanya gak profesional, seharusnya sebelum dilakukan pemadaman, terlebih dahulu ada pemberitahuan, dan jika ada yang perlu diperbaiki maka harus total, supaya nggak mota mati wae," tegasnya. (( Wahyu / Red ))
MAGELANG || RESPUBLIKA INDONESIA Kodim 0705/Magelang membantah tegas tuduhan adanya intimidasi terhadap warga Desa Sambeng, Kecamatan Borobudur, yang ramai diperbincangkan dan viral di media sosial. Bantahan disampaikan Kapten Arm Ridwan Kamal, Pejabat Staf Intelijen Kodim 0705/Magelang, pada Senin (2/3/2026). Menurut Ridwan, kehadiran aparat intelijen di lokasi dilakukan semata-mata untuk melakukan pengecekan situasi dan memastikan kondisi wilayah tetap aman serta kondusif. "Kami datang ke sana hanya untuk mengecek situasi, terutama terkait kondisi tanah di lokasi tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan, tidak ada unsur tekanan atau perintah untuk mengintimidasi dalam kegiatan tersebut. Aparat hanya berupaya mengumpulkan informasi terkait penolakan warga sebagai bagian dari tugas pengamanan wilayah. "Kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan alasan penolakan warga. Tidak ada intimidasi yang dilakukan oleh anggota," tegasnya. Ridwan juga m...