DARI REDAKSI | RESPUBLIKA INDONESIA
Oleh Rd. Yadi Suryadi ( Pemerhati Politik Nusantara )
Sampah seakan akan problem yang setiap waktu menjadi permasalahan untuk warga khususnya di kota bandung .sehingga menjadi sebuah agenda khusus bagi pemerintah untuk meyelesaikan problematika tersebut seolah olah menjadi sebuah sarang kekotoran di tingkat birokrasi tertentu.
Keadaan ini menjadi sebuah fenomena berkepanjangan tanpa penyelesaian tak berujung , coba kita pandang dari berbagai sudut dan posisi persoalan, mungkin kurang sadarnya masyarakat dalam membuang sampah atau minimnya tenaga kerja kebersihan atau sarana pembuangan yang kurang memadai padahal pemerintah sudah mengeluarkan biaya sebagian untuk mesin mesin pemusnah sampah atau minimnya anggaran di dinas terkait, atau minimnya sosialisasi tentang pentingnya kebersihan di tingkat kelurahan, kecamatan masing masing.
Sampah adalah musuh kita bersama untuk ikut andil dalam kebersihan . Sampah adalah menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat dilingkungan nya masing masing terutama hal terkecil di lingjungan rumah masing masing.
Terkait problematik sampah ini wajib adanya kesadaran dan kontrol yang tinggi baik dari pihak masyarakat maupun tingkat pemerintahan, walikota dalam hal ini memerlukan Team pembantu Reaksi cepat penanggulangan sampah yang harus turun 1x24 jam bergiliran sehingga perlu perlu penyurveian awal kembali.
Problematika sampah mencakup berbagai aspek, mulai dari dampak negatifnya ( seperti pencemaran lingkungan, banjir, penyakit serta dampak - dampak yang lainnya ) akar masalahnya ( seperti volume sampah yang melebihi kapasitas pengangkutan dan terbatasnya lahan penimbunan ), ( seperti minimnya penegakan hukum, rendahnya kepedulian masyarakat serta keterbatasannya infrastruktur pengelolaan
( Redaksi )

Komentar
Posting Komentar