Langsung ke konten utama

Bagas Pamenang, SH, MH, Dampingi Korban Laporkan Kasus Dugaan Perusakan Rumah di Polres Grobogan


GROBOGAN | RESPUBLIKA INDONESIA

Buntut perusakan rumah oleh wanita bernama Dewi di Perum Khanaya Recidence jalan Soponyono III, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, berujung pada pelaporan ke polisi.

Adv. Bagas Pamenang, SH, MH, kuasa hukum korban perusakan, pada Kamis, 30 Oktober 2025, mendatangi Polres Grobogan untuk membuat laporan resmi, setelah sebelumnya pengacara kondang tersebut melayangkan somasi agar perkara diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kami kuasa hukum korban perusakan datang ke Polres Grobogan untuk melaporkan adanya dugaan tindak pidana pengrusakan bangunan rumah gedung yang terjadi pada Kamis 16 Oktober 2025, dimana disitu ada indikasi membahayakan klien kami," kata Bagas. Kamis (30/10/2025).

Dalam keterangannya, pelaku mendatangi rumah korban pukul 06 pagi, dalam kondisi mabuk alkohol.

"Jadi berdasarkan sejumlah saksi di lokasi kejadian, pelaku ini datang dalam kondisi bau alkohol, tiba-tiba menendang pintu gerbang hingga jebol, lalu masuk dan merusak pintu rumah," ungkapnya.


Dalam pelaporannya di Polres Grobogan, Adv. Bagas Pamenang, dari kuasa hukum CBP LAW cabang Rembang ini, mencantumkan pasal yang dinilai sesuai perbuatannya.

"Untuk pasal yang kami tuntut yaitu pasal 406 KUHP juncto 200 ayat 1. Disitu sangat jelas sekali, bahwa merusak bangunan properti dan gedung dengan kesengajaan, dan dalam kondisi sadar, dapat dipidana maksimal 12 tahun penjara," ujarnya.

Bagas pun mengapresiasi Polres Grobogan, karena sangat cepat dalam melayani pelaporannya.

"Alkhamdulillah, puji tuhan, respon Polres Grobogan sangat luar biasa, sangat cepat dalam melayani pelaporan aduan kami," ungkap Bagas.

Ia berharap laporannya di Polres Grobogan berjalan lancar.

"Harapan kami, proses hukum kasus ini berjalan lancar, kami ikuti prosedur yang ada di Polres Grobogan," tandasnya.


(Vio Sari)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Oknum Kades Melontarkan Kalimat AROGANSI

KAB. CIAMIS | RESPUBLIKA INDONESIA   Pada tanggal 05 November 2025 lalu di Aula Kecamatan Sadanya Kabupaten Ciamis, Oknum kepala Desa melontarkan kalimat yang terdengar arogan. “Wartawan jeng aing, tanggung jawab aing.” dan “Aing moal mundur ku wartawan, diaduan ku aing.” Bagi kalangan pers, ucapan semacam itu bukan sekadar persoalan emosi sesaat. Kalangan jurnalis menilai pernyataan tersebut mencederai etika komunikasi publik, terutama karena diucapkan dalam forum yang seharusnya menjunjung tinggi musyawarah, transparansi, serta profesionalisme. Ucapan yang merendahkan profesi wartawan juga dipandang sebagai bentuk sikap tidak menghargai kerja-kerja pers sebagai pengawas independen. Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki mandat tegas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Beberapa poin penting dalam UU tersebut antara lain: Pasal 4 ayat (1) menjamin kemerdekaan pers sebagai hak warga negara. Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa pers nasional memilik...

Fakta fakta Terungkap Persidangan Ini Bukan Ranah Pidana

PULAU PISANG, KALTENG  |  RESPUBLIKA INDONESIA Persidangan ke enam perkara Dugaan Pemalsuan surat/dokumen atas Terdakwa Ramba Kembali di gelar Rabu 16 Juli 2025 dengan agenda keterangan ahli pidana  dari JPU Dr Rikki SH, MH dan keterangan ahli pidana Bernadus Letlora SH,MH dari Terdakwa serta saksi - saksi yang meringankan Terdakwa. Sidang selesai hingga sore pukul 19.00Wib cukup menarik adu argumentasi hukum antara JPU ,penasehat hukum Terdakwa dengan para ahli. Asas Ultimum Remedium adalah upaya hukum terakhir penegakkan keadilan sependapat bahwa perkara ini rsnsh keperdataan dan Administrasi,jelas ahli Bernadus. Penasehat Hukum Terdakwa yakin bahwa Terdakwa Ramba  JPU jika gentelmet harus di tuntut bebas tegas bang Haruman pada media ini di PN Pulang Pisau.  Jangan sampai hakim tidak jeli dalam mengambil keputusan pada perkara pidana ini. Asas "Indu Bio Pro Reo" Adalah jika ada keragu-raguan mengenai sesuatu hal maka haruslah di putus hal-hal yang menguntungk...

DPP LSM JSI Telah Membekukan Ketua Kab. Asahan Karena Telah Melanggar AD/ART Keorganisasian

KOTA BANDUNG | RESPUBLIKA INDONESIA Pada hari ini tanggal 28 September 2025 DPP LSM Jaringan Siliwangi Indonesia ( JSI ) telah membekukan Ketua Kab. Asahan Sumatera Utara Atas Nama Andre Hasibuan dikarenakan telah melanggar AD/ ART keorganisasian. Ketua Umum JSI Nanang Jaenudin tidak mau alasan apapun untuk Ketua Kab. Asahan dengan tegas telah membekukan kepengurusannya mulai detik ini dan hari ini. Dan apabila yang bersangkutan masih memakai logo serta membawa organisasi LSM JSI maka kami dengan tidak memberi rasa hormat DPP akan membawa keranah hukum atau di meja hijaukan Bahwa dengan dibekukan dan di bubarkannya PAC. Kab. Asahan serta jajarannya tidak lagi sebagai pengurus LSM JSI dan segala perilaku yang timbul sudah bukan tanggung jawab lagi DPP tidak dipertangjawabkan secara hukum, Kata  Nanang Keputusan DPP ini mulai berlaku pada tanggal, hari dan detik ini, dan apabila kemudian hari terdapat dan masih memakai logo LSM JSI Maka sekali lagi DPP akan  memperkarakannya, Uj...