Langsung ke konten utama

Kenali Apa itu Andalalin (Analisis Dampak Lalu Lintas)


REDAKSI RESPUBLIKA INDONESIA

Dalam membangun suatu proyek, kita harus memikirkan dampak apa yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar, termasuk lalu lintas. Khusus nya di sekitar lokasi proyek tersebut. Di fase ini, diperlukan pedoman dari sisi manajemen lalu lintas dan analisis dampak lalu lintas. Di dalam artikel ini, kita akan membahas tentang seluk beluk dari andalalin.

1. Pengertian Andalalin
Suatu studi atau analisis yang dilakukan untuk mengevaluasi dan memprediksi dampak yang dihasilkan oleh suatu proyek pembangunan terhadap sistem transportasi dan lalu lintas yang ada di sekitarnya. Jika dirasa sudah aman, maka akan proyek akan dilanjutkan. Jika sebaliknya, maka akan dilakukan pengkajian ulang.

2. Tujuan dibuatnya Andalalin
Pada dasarnya, tujuan dilakukannya analisis dampak lalu lintas (Andalalin) adalah menganalisis seberapa besar pengaruh dari sebuah proyek terhadap kegiatan lalu lintas yang ada di sekitar area lokasi proyek. Selain itu juga demi menghadirkan rekomendasi dan solusi terhadap manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk meminimalisir potensi gangguan terhadap lalu lintas di sekitar lokasi proyek.

4. Alasan Pentingnya Andalalin
Beberapa alasan yang membuat Andalalin menjadi penting adalah :
a. Mencegah dampak negatif yang dapat terjadi dari pembangunan infrastruktur, pemukiman, dan pusat-pusat kegiatan
b. Memastikan kegiatan perekonomian tidak terganggu dengan membuat lalu lintas transportasi tetap lancar
c. analisis lalu lintas saat ini dan 5 tahun ke depan
d. menjamin keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

5. Biaya dalam Pembuatan Andalalin
Besar kecilnya andalalin tergantung dari kategorinya, yaitu besar, sedang, maupun kecil. Range biaya yang dibutuhkan dapat berbeda-beda tergantung besar kecilnya pembangunan.

Segera konsultasikan kebutuhan andalalin anda dengan kami





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Oknum Kades Melontarkan Kalimat AROGANSI

KAB. CIAMIS | RESPUBLIKA INDONESIA   Pada tanggal 05 November 2025 lalu di Aula Kecamatan Sadanya Kabupaten Ciamis, Oknum kepala Desa melontarkan kalimat yang terdengar arogan. “Wartawan jeng aing, tanggung jawab aing.” dan “Aing moal mundur ku wartawan, diaduan ku aing.” Bagi kalangan pers, ucapan semacam itu bukan sekadar persoalan emosi sesaat. Kalangan jurnalis menilai pernyataan tersebut mencederai etika komunikasi publik, terutama karena diucapkan dalam forum yang seharusnya menjunjung tinggi musyawarah, transparansi, serta profesionalisme. Ucapan yang merendahkan profesi wartawan juga dipandang sebagai bentuk sikap tidak menghargai kerja-kerja pers sebagai pengawas independen. Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki mandat tegas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Beberapa poin penting dalam UU tersebut antara lain: Pasal 4 ayat (1) menjamin kemerdekaan pers sebagai hak warga negara. Pasal 4 ayat (3) menyatakan bahwa pers nasional memilik...

Fakta fakta Terungkap Persidangan Ini Bukan Ranah Pidana

PULAU PISANG, KALTENG  |  RESPUBLIKA INDONESIA Persidangan ke enam perkara Dugaan Pemalsuan surat/dokumen atas Terdakwa Ramba Kembali di gelar Rabu 16 Juli 2025 dengan agenda keterangan ahli pidana  dari JPU Dr Rikki SH, MH dan keterangan ahli pidana Bernadus Letlora SH,MH dari Terdakwa serta saksi - saksi yang meringankan Terdakwa. Sidang selesai hingga sore pukul 19.00Wib cukup menarik adu argumentasi hukum antara JPU ,penasehat hukum Terdakwa dengan para ahli. Asas Ultimum Remedium adalah upaya hukum terakhir penegakkan keadilan sependapat bahwa perkara ini rsnsh keperdataan dan Administrasi,jelas ahli Bernadus. Penasehat Hukum Terdakwa yakin bahwa Terdakwa Ramba  JPU jika gentelmet harus di tuntut bebas tegas bang Haruman pada media ini di PN Pulang Pisau.  Jangan sampai hakim tidak jeli dalam mengambil keputusan pada perkara pidana ini. Asas "Indu Bio Pro Reo" Adalah jika ada keragu-raguan mengenai sesuatu hal maka haruslah di putus hal-hal yang menguntungk...

DPP LSM JSI Telah Membekukan Ketua Kab. Asahan Karena Telah Melanggar AD/ART Keorganisasian

KOTA BANDUNG | RESPUBLIKA INDONESIA Pada hari ini tanggal 28 September 2025 DPP LSM Jaringan Siliwangi Indonesia ( JSI ) telah membekukan Ketua Kab. Asahan Sumatera Utara Atas Nama Andre Hasibuan dikarenakan telah melanggar AD/ ART keorganisasian. Ketua Umum JSI Nanang Jaenudin tidak mau alasan apapun untuk Ketua Kab. Asahan dengan tegas telah membekukan kepengurusannya mulai detik ini dan hari ini. Dan apabila yang bersangkutan masih memakai logo serta membawa organisasi LSM JSI maka kami dengan tidak memberi rasa hormat DPP akan membawa keranah hukum atau di meja hijaukan Bahwa dengan dibekukan dan di bubarkannya PAC. Kab. Asahan serta jajarannya tidak lagi sebagai pengurus LSM JSI dan segala perilaku yang timbul sudah bukan tanggung jawab lagi DPP tidak dipertangjawabkan secara hukum, Kata  Nanang Keputusan DPP ini mulai berlaku pada tanggal, hari dan detik ini, dan apabila kemudian hari terdapat dan masih memakai logo LSM JSI Maka sekali lagi DPP akan  memperkarakannya, Uj...